Kontak Kami

( pcs) Checkout

Buka jam 09.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Minggu & Hari Besar Tutup (Open Order)
Beranda » Artikel Terbaru » Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner

Diposting pada 3 July 2018 oleh pirostore

Ilustrasi Organ Jantung

Jantung adalah organ berupa otot, berbentuk kerucut, berongga dan dengan basisnya di atas dan puncaknya di bawah. Apex-nya (puncak) miring ke sebelah kiri. Berat jantung kira-kira 300 gram. Denyut jantung atau kerja pompa jantung ini dikendalikan secara alami oleh suatu “pengatur irama” yang ber-impuls 60-72x/ menit dalam keadaan santai.

Ilustrasi Terkena Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Federasi Jantung Dunia memperkirakan angka kematian akibat penyakit jantung koroner di Asia Tenggara mencapai 1,8 juta kasus pada tahun 2014. Di Indonesia sendiri pada tahun 2013 tercatat ada setidaknya 883.447 orang yang terdiagnosis penyakit jantung koroner di Indonesia dengan mayoritas penderita berusia 55-64 tahun. Angka kematian akibat penyakit jantung pun cukup tinggi, yakni sekitar 45 persen dari seluruh angka kematian di Indonesia.

Penyakit Jantung Koroner terjadi akibat penyempitan/penyumbatan di dinding nadi koroner karena adanya endapan lemak dan kolesterol sehingga mengakibatkan suplai darah ke jantung menjadi terganggu.

Penyebab jantung koroner adalah karena penumpukan zat lemak secara berlebihan di lapisan dinding nadi pembuluh koroner, yang dipengaruhi oleh pola makan yang kurang sehat. Kecanduan rokok, hipertensi, kolesterol tinggi juga dapat menjadi penyebab penyakit jantung koroner.

Dalam suatu serangan jantung, bagian dari otot jantung yang mati sewaktu tidak mendapatkan darah. Untuk tetap sehat, jantung membutuhkan oksigen dan zat-zat gizi lain yang dibawa oleh darah. Ini didapatkan melalui arteria (pembuluh darah) koroner, yang membungkus bagian luar jantung.

 

Faktor Resiko Penyakit Jantung

Faktor yang mempengaruhi penyakit jantung koroner

Gaya hidup

Kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji yang biasanya mengandung natrium yang tinggi (makanan asin) bisa meningkatkan kolesterol dalam darah dan tekanan darah. Ditambah, jika anda jarang makan buah. Maka tubuh akan kekurangan vitamin dan mineral yang diperlukan jantung.

Kecanduan rokok

Bisa dibilang rokok adalah salah satu penyakit yang mematikan. Sudah jelas tertulis peringatan, bahkan di bungkus rokok itu sendiri,merokok dapat menyebabkan kanker, gangguan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin. Dari peringatan tersebut, rokok tidak bermanfaat untuk tubuh. Malah menyakiti tubuh sendiri. Jadi, lebih baik tidak di konsumsi.

Olah raga tidak teratur

Olah raga baik bila dilakukan secara teratur dan disiplin. Jika berolah raga terlalu berat juga tidak baik bagi jantung. Jantung akan bekerja lebih berat ketika anda selesai berolahraga.

Diabetes Mellitus (Kencing Manis)

Diabetes adalah salah satu penyakit yang paling jahat sebagai factor resiko terjadinya penyakit jantung koroner, dibetes mempermudah terjadinya penurunan fungsi pembuluh darah sehingga lemak jahat (LDL) mudah untuk menempel di dinding pembuluh darah dan memnyebabkan penyempitan.

Hipertensi

Hipertensi dapat melukai dinding arteri dan menurunkan fungsi dinding pembuluh darah sehingga mempermudah kolesterol LDL memempel di dinding pembuluh darah dan meningkatkan penimbunan plak.

Obesitas

Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidaknormalan lemak.

Stress

Tuntutan hidup jaman sekarang sangatlah berat. Tekanan pekerjaan membuat stress atau emosi dan kesibukan kerja membuat kita kurang gerak atau olah raga.

Keturunan

Ada keterkaitan genetik dalam lingkar keluarga yang membuat seseorang lebih tinggi beresiko mengalami penyakit jantung dibandingkan orang lain. Ini terutama pada seseorang yang mengalami penyakit jantung pada usia muda yaitu kurang dari 55 tahun pada pria dan kurang dari 60 tahun pada wanita. Sehingga seseorang yang mempunyai anggota keluarga menderita penyakit jantung koroner atau stroke ataupun mati mendadak harus lebih berhati-hati dan lebih cepat melakukan pemeriksaan deteksi penyakit jantung koroner.

 

Gejala Sakit Jantung
Gejala Penyakit Jantung Koroner

  • Pusing
  • Pucat
  • Keringat dingin
  • Mual dan muntah
  • Susah bernafas (sesak nafas)
  • Sakit dibagian dada kiri, bahu dan tangan
  • Gangguan irama jantung (Aritmia)

 

 

Ilustrasi Hidup Sehat
Pencegahan Penyakit Jantung

Agar terhindar dari penyakit jantung koroner, anda dapat melakukan hal-hal berikut:

Pola makan sehat

Hindari makanan yang banyak mengandung lemak atau yang mengandung kolesterol tinggi. Seafood memiliki kandungan kolesterol tinggi yang dapat membahayakan jantung. Kurangi menyantap makanan yang digoreng yang banyak mengandung lemak, sebaiknya makanan dapat diolah dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang.

Sebisa mungkin, produk makanan yang kita makan rendah lemak atau tanpa lemak. Pilih susu, keju, mentega atau makanan lain yang rendah lemak. Menggoreng dengan menggunakan minyak zaitun memiliki kandungan lemak yang sedikit sehingga bisa menjadi pilihan bila harus mengolah makanan dengan cara di goreng. Perbanyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran segar.

Selain menghindari makanan berlemak, hindari juga makanan dengan kandungan gula tinggi seperti soft drink. Jangan pula terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat, karena dalam tubuh, karbohidrat akan dipecah menjadi lemak. Sebaliknya, konsumsi gandum yang dapat membantu menjaga jantung tetap sehat.

Berhenti merokok

Menghisap rokok sangat tidak baik untuk kesehatan jantung, maka segera hentikan kebiasaan ini agar jantung tetap sehat.

Hindari Stres

Stres memang sangat sulit dihindari jika hidup di kota besar karena kemacetan dan kesibukannnya. Saat seseorang mengalami stress, tubuhnya akan mengeluarkan hormon cortisol yang menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku. Hormon norepinephrine akan di produksi tubuh saat menderita stres, yang akan mengakibatkan naiknya tekanan darah. Maka, sangat biak bila anda menghindari stress baik di kantor atau di rumah.

Kontrol Tekanan Darah

Untuk mengetahui tekanan darah kita jalan satu-satunya adalah dengan mengukur tekanan darah kita, tidak ada gejala yang spesifik yang bisa menjadi acuan bahwa saat tersebut tekanan darah kita tinggi, meskipun beberapa orang merasakan pusing saat tekanan darahnya tinggi namun bisa juga tekanan darah kita tinggi meski kita tidak mengeluhkan sesuatu. Dengan olahraga teratur, hindari makanan yang asin dan berlemak bisa menurunkan tekanan darah kita sekitar 7%, dan bila saat it u tekanan darah kita masih tinggi bisa ditambahkan obat-obatan sesuai resep dokter untuk membantu menurunkannya.

Menurunkan berat badan

Cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah dengan olahraga teratur dan kurangi makanan berkalori tinggi dan berlemak. Karena dengan olahraga teratur akan membakar lemak dalam tubuh kita.

Olah raga secara teratur

Buat jadwal olah raga dan turuti secara disiplin. Minimal setengah jam sampai satu jam sehari. Lebih baik sedikit-sedikit tapi rutin bukan langsung olahraga berat namun tidak rutin.

Pemeriksaan dini pada anggota keluarga yang menderita penyakit jantung koroner di usia muda

Karena adanya faktor resiko genetika pada anggota keluarga kita maka deteksi dini sangatlah penting. Seseorang yang mempunyai anggota keluarga menderita penyakit jantung koroner atau stroke ataupun mati mendadak harus lebih berhati-hati dan lebih cepat melakukan pemeriksaan deteksi penyakit jantung koroner. Dokter akan menyarankan pemeriksaan treadmiltest ecg, MSCT koroner maupun angiografi koroner sesuai kondisi masing-masing orang.

Jenis dan Komplikasi Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner terbagi ke dalam dua jenis yang dikategorikan berdasarkan tingkat penghambatan aliran darah, yaitu angina (angin duduk) dan serangan jantung.

Penyakit jantung yang tidak ditangani akan mengakibatkan komplikasi mematikan. Ketika tidak menerima suplai darah yang cukup hingga terlalu lemah untuk memompa darah, kinerja jantung akan menurun. Kondisi seperti ini bisa membuat cairan menumpuk di dalam paru-paru sehingga penderita akan mengalami kesulitan bernapas. Kasus ini dikenal sebagai gagal jantung. Komplikasi ini dapat terjadi secara tiba-tiba maupun bertahap.

Diagnosis Penyakit Jantung Koroner

Di tahap awal, dokter biasanya akan menanyakan tentang gejala, riwayat kesehatan keluarga, serta pola hidup Anda. Jika mencurigai Anda mengidap penyakit jantung, dokter akan menganjurkan Anda untuk menjalani beberapa pemeriksaan guna mengonfirmasi diagnosis. Misalnya tes darah, X-ray, elektrokardiogram (EKG), angiografi koroner, CT scan, atau MRI scan.

 

Pengobatan Untuk Penyakit Jantung Koroner

Jika mengidap penyakit jantung, Anda sangat dianjurkan untuk mengubah pola hidup Anda seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, minum obat secara teratur dan sesuai petunjuk dokter, serta berhenti merokok. Penyakit jantung koroner tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dicegah agar tidak memburuk. Dokter akan menganjurkan langkah operasi untuk menangani penyakit ini jika diperlukan. Tujuan dalam pengobatan penyakit jantung adalah untuk mengendalikan gejala dan menurunkan risiko munculnya serangan fatal seperti serangan jantung.

 

Solusi pengobatan penyakit jantung koroner

Selain melakukan pencegahan dengan cara hidup sehat dan teratur, penyakit jantung koroner dapat dicegah dengan mengkonsumsi obat herbal yang berfungsi sebagai pemecah gumpalan darah.

Obat herbal salah satu solusi yang dapat ditempuh untuk mencegah dan mengobati jantung koroner.

 

Sumber: Obatjantung.co

Bagikan informasi tentang Penyakit Jantung Koroner kepada teman atau kerabat Anda.

Penyakit Jantung Koroner | Pirostore

Belum ada komentar untuk Penyakit Jantung Koroner

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Popular!
*Harga Hubungi CS
Ready Stock / T1009
Popular!
*Harga Hubungi CS
Ready Stock / PS001
Popular!
*Harga Hubungi CS
Ready Stock / T1016
SIDEBAR